Pages

Showing posts with label craft. Show all posts
Showing posts with label craft. Show all posts

25.2.17

traffic diorama


sejak beberapa waktu yang lalu, saya bergabung dengan grup Montessori Homeschooling Club Nusantara via whatsapp (kulwap MHSCN) yang diampu oleh Hanur Siradjie (pemilik laman ini). sudah sejak duluuuu banget, saya memang memimpikan bisa memberikan homeschooling untuk anak saya. yah, meski sampai sekarang belum terwujud, semangat itu masih tetap membara. haha. jadi, pas ada teman yang menawari join grup dengan judul mengandung kata homeschooling, saya langsung antusias.

dari nama nya, kulwap MHSCN memang fokus pada metode montessori. apa pula itu?? awal nya saya juga gak mudeng. tapi setelah diberi penjelasan di kulwap, plus gugling sana sini, jadi lumayan paham. dan sebenar nya tanpa sadar selama ini kami sudah mempraktekkan tipis-tipis :)

di kulwap MHSCN ada sesi penugasan. sama kaya di daycare nya kanaya yang rutin memberikan tugas akhir pekan untuk mengisi quality time. nah, tugas pertama dari kulwap adalah membuat diorama bertema bebas. syukur alhamdulillah tema nya bebas. karna di saat yang sama, ada tugas juga dari daycare. yaitu membuat kreasi lalu lintas 2 jalur. supaya sekali dayung, dua tugas terlampaui, dipadukan saja..
diorama + lalu lintas = diorama lalu lintas :D
ini dia jadi nya:



keterangan gambar:

1. 
ini tampak atas nya. simple banget sih. kami bikin dari kardus bekas kemasan timbangan badan yang memang bentuk nya sudah begitu dari sono nya. jadi sama sekali ga ngubah apa-apa. hehe. tinggal gambar pola jalan di permukaan dalam nya, trus dicat pake cat poster warna hitam, hijau, dan kuning. area hijau itu maksud nya taman. kalo yang kuning, itu lahan parkir. 
untuk marka jalan, kami buat dari kertas putih yang digunting lalu ditempel pakai lem.
di salah satu sisi diberi tempelan gambar pohon dan beberapa hewan yang digunting dari kertas kado bekas. cerita nya itu taman flora :D

2. 
ini penampakan setelah disusun semua pernak pernik nya. kami bikin mobil, gedung dan lampu lalu lintas. mobil dan gedung dibuat dari tripleks agak tebal yang dipotong sedemikian rupa, lalu dicat dan digambari pake spidol. 
tiang lampu lalu lintas nya dibuat dari tusuk gigi yang dilem diatas potongan stick eskrim biar bisa berdiri. sedangkan lampu nya dari kertas hitam, kuning, merah dan hijau.

3.
semua pernak pernik nya bisa dipindahkan dan disusun ulang. nah, biar praktis dan ga gampang tercecer, kalo lagi ga dipake disimpan dalam satu kantong serut berbahan kain tule (bekas wadah souvernir dari kondangan).


menurut saya penting banget mengajarkan tata tertib lalu lintas pada anak. sedini mungkin!! biar tertanam dalam-dalam sampai mereka dewasa kelak. *maap, saya emosi. apalagi tiap pulang kerja dihadapkan dengan lalu lintas ruwet bin macet gara-gara ulah pengendara yang ga patuh aturan* :(

dengan diorama seperti ini jadi gampang banget jelasin ke kanaya. mulai dari hal yang paling basic, misal nya:
- saat berkendaraan kita harus melaju di sisi kiri, 
- tidak parkir sembarangan,
- patuh lampu lalu lintas,
- arti marka jalan yang berupa garis putus-putus dan tidak.

oya, selain untuk edukasi tentang aturan lalu lintas, diorama ini juga bisa banget dipake untuk main lego. sengaja dibuat  banyak space kosong biar bisa diisi bangunan atau apa aja yang pingin dibuat dari susunan lego :)


13.3.14

twinkle twinkle little stars


a cute girl + cute little stars = the cutest girl you’ll ever see
don’t you agree with me?? 

cerita nya, kanaya sekarang bergabung dengan my hommy day care. saya cukup terkesan dengan day care ini, karna peran nya ga cuma sekedar mengasuh anak, tapi juga helping parents in parenting. salah satu hal yang ditekankan dari day care ini adalah penting nya quality time orang tua dan anak. nah, untuk membantu orang tua menciptakan quality time, kami diberi “PR” yang harus diselesaikan bersama. kali ini tugas nya adalah membuat kreasi dengan tema star.

dari dulu saya lebih suka membuat sesuatu yang dapat digunakan dalam jangka panjang. karena untuk membuat barang apa pun pasti membutuhkan effort dan cost [recycling sekalipun pasti butuh bahan pelengkap lain yang harus dibeli]. jadi.. kenapa membuat barang yang cuma digunakan sekali terus dibuang?
so, supaya tetap bisa memenuhi tugas untuk kanaya sekaligus bisa membuat barang yang berguna, saya memilih membuat kaus dan bando bertema bintang. mmm.. lebih tepat nya bukan membuat, tapi menghias sih ya.. :p

intip yuk apa aja yang saya butuhkan untuk project kali ini..



saya sebenar nya memanfaatkan barang-barang yang sudah ada di rumah, yaitu..

1. t-shirt dan bando putih polos. t-shirt nya.. saya dulu beli beberapa mumpung lagi diskon.  [maklum, emak-emak modis *modal diskon*] jadi nya masih ada sisa t-shirt polos yang belum terpakai. kalalu bando nya, saya memang selalu punya stock bando polos. yaa.. jaga-jaga kalo ada orderan *sekalian promosi*

2. kain felt warna warni. aah.. ini sih bahan baku yang masuk kategori must have buat saya.. bikin apa aja bakal gampang kalo ada kain felt. trust me! 
karna saya mau membuat 4 bintang yang masing-masing terdiri dari 2 warna, jadi saya membutuhkan kain felt dengan 8 warna yang berbeda.

3. benang sulam warna warni. ini pasangan nya si kain felt. biasa nya saya tiap beli kain felt, langsung sekalian beli benang sulam dengan warna yang sama. biar lebih mudah kalo nanti-nanti mau mix match.

4. embelishment. saya suka mengumpulkan kancing warna warni, beads, dan pernak pernik imut yang bisa dijadiin hiasan.

5. asisten! yaaa.. tentu saja saya butuh asisten untuk membantu menyelesaikan project nya. a cute chubby little girl with curly hair is preferred :p


sekarang.. saya mau cerita gimana cara bikin nya...



gampang pake banget kok..

1. saya buat gambar 4 bintang dengan ukuran yang berbeda di atas kertas, lalu saya gunting. kertas berbentuk bintang ini saya jadikan template. saya tempel di atas 4 kain felt yang berbeda warna, lalu saya gunting kain nya mengikuti tepi kertas. setelah selesai, masing-masing bintang saya tempel ke kain felt dengan warna lain lagi, lalu saya gunting lagi dengan menambahkan 0,5cm dari setiap sisi bintang yang sudah jadi.
oya, karna asisten saya belum cukup umur untuk pegang gunting logam yang tajam, dia diberi tugas memilih embelishment yang akan digunakan untuk menghias nanti. “melah, kuning, ijo, bilu, olen..” sang asisten asyik memilih kancing aneka warna :D

2. setelah semua bintang digunting, sekarang saat nya menghias. asisten cantik yang menentukan embelishment yang mana mau dipasang di bintang yang mana.

3&4. desain embelishment nya sudah siap, ini saat nya menempel. ini bagian yang paling seru! saya cuma membantu mengoleskan lem pada tiap embelishment nya, si asisten yang menempel setiap piece nya. menempel nya kok ga sesuai dengan desain? hihihi.. suka-suka nya si asisten aja lah..

4. setelah semua embelishment ditempel, jadi deeeh bintang-bintang keren nyaa..
untuk menempel ke t-shirt, saya cuma menjahit tepi nya dengan tusuk jelujur. sedangkan untuk menempelkan ke bando, cukup dengan lem. oya, untuk t-shirt nya saya tambahkan sulaman nick name nya kanaya: ais. perfect!

hari mengumpulkan tugas nya tiba. pagi-pagi si cantik sudah mandi, semangat mau pakai kostum bintang nya. saking semangat nya, masih kepagian kalau mau berangkat ke day care. jadi nya sepedaan dulu.. hehehe..
isn't she lovely?




crafting with kids bukan hal yang merepotkan. sebalik nya, sangat menyenangkan. ga perlu membuat sesuatu yang rumit, yang paling penting adalah kita memberikan kebebasan untuk anak dalam berkreasi. hasil nya malah surprisingly awesome!


18.11.13

circle template

sebagai crafter yang tidak modal, dulu, saya sering sekali mengobrak abrik dapur. hanya untuk mencari mangkuk kecil, tutup gelas, atau tutup botol. untuk apa? untuk dijiplak menjadi lingkaran dengan ukuran yang kira-kira pas dengan yang saya butuhkan saat itu. jangan tanya kenapa saya tidak menggunakan jangka! ya, jangka memang alat yang paling sesuai untuk menciptakan lingkaran dengan ukuran sesuai keinginan, tapiii... saya selalu kehilangan jangka. sama seperti selalu kehilangan karet penghapus, stapler, dan jepit rambut [adakah yang senasib dengan saya??]

hingga suatu saat, saya terpikir untuk membuat sekumpulan lingkaran dengan ukuran beragam yang bisa dibawa kemana-mana. maka, terciptalah handmade circle template a la kei ini...

handmade circle template

gampang sekali cara membuat nya. cuma, sebelum bisa mulai membuat, saya harus menemukan dulu jangka saya. haha.

saya membuat nya dari kertas yang tidak terlalu tebal, tapi cukup kaku supaya tidak mudah tertekuk. entah ini kertas jenis apa. saya mendapatkan nya dari dasar dos kertas HVS [the power of 3 Rs -reduce, reuse, recycle-].

menggunakan jangka, saya buat 9 lingkaran di atas kertas dengan diameter yang berbeda-beda. dimulai dari yang paling kecil, berdiameter 2,5cm, sampai yang paling besar berdiameter 8cm. itu adalah ukuran-ukuran lingkaran yang sering saya butuhkan saat crafting. setelah itu, semua lingkaran tadi saya potong menggunakan gunting. lalu, masing-masing lingkaran saya lubangi menggunakan pelubang kertas kira-kira 0,75cm dari tepi lingkaran. untuk menandai ukuran lingkaran, saya menuliskan diameter nya di dekat tepi lingkaran yang berseberangan dengan lubang.

saya pakai pita kain untuk menyatukan semua lingkaran. saya susun urut dari yang paling kecil sampai yang paling besar. terakhir tinggal menyatukan kedua ujung pita menjadi gelang [supaya rapi, saya pakai lem, bukan simpul]. selesai sudah!

9 lingkaran dengan diameter antara 2,5cm sampai 8cm

nah, sekarang saya tidak lagi bingung mencari tutup gelas. kapan pun saya mau membuat lingkaran, saya tinggal meraih circle template, memilih ukuran yang pas, dan menjiplak nya pada permukaan yang akan saya pakai. well, kecuali beberapa kali ketika circle template nya terselip entah dimana karna dipakai mainan oleh kanaya. :p

25.9.13

album reuni

saya selalu menikmati kegiatan gunting-gunting dan tempel-tempel. bagaimana jadi nya kalo saya ditawari untuk gunting-gunting dan tempel-tempel dengan imbalan?? jangan ditanya.. tentu saja saya ga kuasa menolak! haha

seorang teman yang jadi panitia sebuah reunian smp, meminta saya untuk membuat album yang akan dijadikan sebagai barang bukti bahwa pernah diselenggarakan reuni. sang teman menyerahkan sepenuh nya desain dan isi nya ke saya. ini yang akhir nya agak bikin ga enak.. karna, ternyata desain saya itu too girly untuk ukuran si pemesan yang secara penampakan sangar abis. hehe. tapi sudah terlanjur jadi, akhir nya sang teman pasrah saja (mmm.. dengan sedikit paksaan sih :p).

ini cover nya

lembar pertama, sebagai "judul" album nya

salah satu lembar yang berisi sejarah dilaksanakan nya reuni

halaman penanda bagian daftar hadir

halaman penanda message board

salah satu halaman message board

halaman penanda picture gallery

semua gambar diatas didapat dengan cara memaksa sang teman untuk memotret album nya sebelum acara reuni. karena saya sendiri ga sempat memotret sebelum menyerahkan nya (sejujur nya saya baru menyelesaikan pembuatan nya beberapa menit sebelum deadline. hehe)
terimakasih, teman :)

27.3.13

[pictorial] fabric yoyo

i loooooove fabric yoyos.
saking suka nya sampai-sampai tanpa saya sadari, saya [hampir] selalu menyertakan nya di setiap kei's things. salah dua nya seperti yang saya tempelkan pada dress untuk kanaya dan jepit rambut nya di sini.
akhir-akhir ini saya sedang rajin bikin korsase. dan, korsase saya juga ga luput dari serbuan para yoyo yang imut-imut itu.
here are some of them...

prettification : satu floral yoyo di atas selembar kain felt yang diberi embelishmet berupa potongan kain, kancing dan pita. romantic!


yoyo clubs : paket kombo! ga tanggung-tanggung, tiga sekaligus. disusun di atas kain tule. simply cute, aren't they?



  
playful : yoyo yang dikombinasikan dengan berbagai macam embelishment. did anyone see that it was meant to be a cute peacock? no? well, it was.



sweet : baby pink yoyo yang diberi hiasan beads di tengah nya, membuat mini-hat hair-clip ini tampak manis.


saya selalu punya stok yoyo dalam berbagai ukuran, motif dan warna. kenapa? karna saya juga suuuuuuukaaaaaaa bikin nya. it's easy peasy. and fun. and addicted.
sesungguh nya ada beberapa cara untuk membuat yoyo [yang saya tau], tapi cara yang paling sering saya pakai adalah yang berikut ini:

 

1. saya siapkan kain yang akan digunakan. biasa nya saya ga pernah mengukur kain yang akan saya pakai, cukup kira-kira aja. haha. tapi, kali ini saya ukur dulu, panjang nya 20cm dan lebar nya 4cm.


2. saya lipat dua kain nya dengan sisi bagus nya ada di dalam lipatan.


3. saya jahit pertemuan dua sisi pendek nya. kalau ukuran yoyo yang dibuat ga terlalu besar, tusuk jelujur saja sudah cukup.


4. jadi nya seperti ini. tenang saja.. ga perlu terlalu rapi kok jahitan nya. *ngeles*


5. saya buka lipatan kain sehingga bentuk nya menyerupai pipa besar.


6. kemudian saya balik, sehingga sekarang sisi bagus nya yang menghadap ke luar.


7. saya lipat dua, melintang memotong panjang kain dengan sisi bagus nya menghadap ke luar [saya pertemukan sisi atas dan bawah pipa].


8. saya jahit dengan tusuk jelujur yang agak panjang-panjang di sepanjang tepian pertemuan dua sisi tadi. saya mulai dari sambungan kain, terus melingkar sampai kembali ke titik awal.


9. hasil nya seperti ini.


10. this is the magical step. saya tarik ujung benang dari tusukan terakhir sampai mentok. sim salabim. seketika pipa yang buruk rupa berubah menjadi puteri yoyo yang cantik jelita.


11. saya jahit mati di sekitar sambungan, kemudian saya potong benang nya dan dirapikan. this is it.


nah, kenapa saya suka dengan teknik ini untuk membuat yoyo?
yang pertama karna hasil nya rapi. bagian yang paling ga rapi cuma bagian tengah nya. untuk menyembunyikan bagian ini kan gampang banget, tinggal tambahkan embelishment apa aja.
yang kedua karna bisa dibuat dari kain seukuran apa aja. mau kain yang cuma seupriiiiit juga bisa loooh. yang perlu diingat adalah ukuran sisi pendek kain akan menjadi diameter yoyo yang dibuat. dan, ukuran sisi panjang nya akan menentukan kerapatan kerut nya.


note: saya sedang malaaas ngedit gambar sebelum diunggah. jadi, mohon dimaklumi ke-pas-pas-an nya postingan ini. *ngeles lagi*

5.2.13

felt fake food

kalau saya lamaaaa ga muncul di sini dengan post baru, ada dua kemungkinan : saya sedang malas-malas nya sampai ga ada bahan untuk dipost, atau.. saya sedang sibuk-sibuk nya bikin ini itu sampai ga sempat buka halaman ini.
alhamdulillah kondisi yang terakhir lah yang sedang terjadi sekarang. haha.
tapi.. saking banyak nya yang ingin saya bagi di sini malah membuat saya bingung mau mulai dari mana. akhir nya saya pilih dari yang paling baru dibikin saja. 

beberapa minggu yang lalu, kanaya dibelikan set mainan masak-masakan [untuk mengimbangi bola yang dibelikan ayah nya. ya, bola!]. supaya kanaya lebih betah main nya [dan ga beralih main bola], saya bikinkan makanan mainan. yaaah.. karna saya ga bisa bikin makanan beneran, setidak nya saya bisa bikin makanan bohongan. berbekal beberapa lembar kain felt, sejumput dacron dan lem.. voila! this is it.. felt fake food a la kei... 



percobaan pertama saya menghasilkan mi goreng dengan telur ceplok dan empal goreng [ato mendol? -kalau ada yang tau mendol-] sebagai pelengkap.
karna ini adalah kali pertama saya bikin felt fake food dan ini 100% trial and error bagi saya, jadi mohon dimaafkan kalau hasil nya sangaaaat... mmm.. tidak mirip makanan. haha.


bagaimana saya bikin nya?
oh, jangan hiraukan resep abal-abal yang saya tempel pada gambar. haha.

yang pertama saya bikin adalah si telur mata sapi, cara nya:

1. saya gambar pola di atas kertas  dengan bentuk lingkaran ga sempurna [kalau terlalu sempurna malah kurang terlihat real]. saya gunting pola nya, lalu saya tempelkan pada kain felt warna putih dan saya gunting mengikuti pinggiran pola. saya ga suka menjiplak pola di atas kain felt warna terang baru kemudian menggunting nya karna akan menimbulkan bekas garis pensil/pulpen.
2. saya gunting kain felt warna kuning untuk kuning telur nya.
3. saya oleskan lem [saya pakai lem sintetik yang ga berwarna] di tengah-tengah kain felt putih, kemudian saya ambil sejumput dacron dan saya rekatkan di atas nya.
4. saya oleskan lem pada salah satu sisi kain felt kuning, kemudian saya rekatkan di atas dacron.
5. saya rapikan dacron yang masih ga tertutupi sambil menekan-nekan pinggiran kain felt kuning supaya lebih menempel pada kain felt putih. sudaaaah... telur mata sapi siap untuk dihidangkan!

setelah si telur jadi, saya bikin mi nya. ini guampaaaang banget. cara saya bikin mi:

1. saya gunting kain felt warna kuning menjadi lingkaran.
2. pernah lihat obat nyamuk bakar? nah, saya gunting lingkaran tadi mulai dari tepi lingkaran terus mengikuti alur seperti obat nyamuk bakar sampai lingkaran habis.
3. jadi deh pita yang puanjaaaaaang melingkar-lingkar serupa mi. karena hanya berupa satu bagian, jadi mi mainan ini ga mudah tercecer seperti mi sungguhan.

yang terakhir, si empal / mendol / that ugly brown thing..
kalau boleh jujur, sesungguh nya saya pingin menyingkirkan yang ini. tapi karena saya ga punya gambar lain yang tanpa si cokelat aneh ini, ya sudahlah.. haha.
masih berminat untuk tau cara saya bikin nya? kalau ga, ya dilewati saja bagian ini..

1. saya gunting kain felt membentuk pita selebar kurang lebih 0,5cm.
2. sambil mengoleskan lem pada setiap beberapa cm, saya gulung pita itu menjadi bentuk oval.
3. saat saya rasa ukuran nya cukup, saya potong pita nya dan ujung nya saya lekatkan dengan lem.


walau masih acak adut, ternyata kanaya suuukaaaa sama mainan baru nya. ini membuat saya jadi makin semangat untuk bikinin kanaya fake food lain nya.



pada percobaan kedua, saya bikin a slice of pizza!
kanaya belum pernah makan pizza. dan saya ga ada rencana memberikan pizza untuk kanaya dalam waktu dekat, tapi ga ada salah nya dia tau ada makanan yang nama nya pizza [sejujur nya saya saja yang memang pingin nyoba bikin fake pizza]. haha.



sekali lagi, abaikan saja resep pada gambar!
nah, cara saya bikin homemade pizza:

1. saya buat pola di atas kertas berbentuk 1/8 lingkaran yang sempurna, lalu saya gunting. ini akan menjadi roti nya.
2. saya gunting kain felt warna krem mengikuti pinggiran pola.
3. kalau makan pizza, saya lebih suka yang pinggiran nya diisi keju. jadi saya juga bikin isi keju di pinggiran fake pizza ini. cara nya saya gunting kain felt sewarna keju [kuning muda banget] berbentuk persegi panjang yang ukuran panjang nya kira-kira sedikit lebih panjang daripada pinggiran roti [bagian melengkung] kemudian sisi lebar nya saya gulung. supaya gulungan nya ga terbuka, saya oleskan sedikit lem untuk menahan nya.
4. saya letakkan keju nya di tepi roti, lalu saya lipat sedikit tepi roti sampai keju nya tertutupi. saya beri lem supaya ga lepas lipatan nya.
5. sekarang saat nya membuat topping nya. saya buat topping nya terdiri dari sosis [kain felt merah tua dipotong bulat-bulat], jamur [kain felt abu-abu dipotong bentuk jamur], daging [kain felt cokelat tua dipotong cincang kecil-kecil] dan paprika [kain felt merah, hijau dan kuning dipotong kotak-kotak kecil].
6. sebelum diberi topping, saya buat dulu saus nya. nah, ini adalah penemuan terbesar saya. tadi nya saya sempat putus asa karena pizza saya ga tampak seperti seperti pizza sungguhan tanpa ada saus berbumbu yang dioleskan pada roti nya sebelum ditaburi topping. saya ga tau gimana cara nya bisa bikin sesuatu yang menyerupai lapisan saus ini. well.. where there's a will, there's a way! saya iseng menyobek-nyobek sisa guntingan kain felt yang saya kumpulkan [ya, saya masih aja selalu menyimpan segala sampah sampai yang terkecil sekali pun] dan hasil nya.. surprisingly adalah apa yang saya butuhkan. jadi saya ambil kain felt warna cokelat kemerahan, lalu saya cabik-cabik dengan kuku sampai bentuk nya menjadi seperti kapas. cabikan inilah yang saya jadikan lapisan saus berbumbu nya. juga untuk efek gosong pada bagian atas pinggiran roti nya. haha.
7. terakhir, saya tinggal memasang topping nya dengan bantuan lem. selesai sudah!



keliahatan nya enak kan? tuuuh.. kanaya saja suka!

15.4.12

felt projects


sudah agak lama sejak saya beli, baru saya sempat bereksperimen dengan stok kain felt [a.k.a. flanel] yang saya punya. dan, ternyata... it's addicted! sejak debut saya dengan membuat sebuah bros berbentuk stroberi [yang tidak ada pada gambar karna saking jelek nya. haha!] saya jadi pingin bikin lebih banyak crafty things pake felt. dan tentu saja, saya juga pingin punya lebih banyak kain felt dengan beragam warna. someday i will!

setelah 'gagal' dalam percobaan pertama, ini lah karya saya yang kedua...


bros berbentuk es krim dengan design hasil nyontek tanpa rasa bersalah dari gambar yang ada di software scrapbook. untuk cone nya saya pakai warna kuning dan es krim nya warna pink. untuk embelishment nya saya tambahkan beberapa butir manik-manik biru dan kancing putih. saya buat bros ini untuk ciput [the one on the picture], adik bungsu saya yang suka banget pake bros. di baju, di jaket, di jilbab, di tas, dimana-mana!

bukan ciput nama nya kalau sudah puas saat dikasih satu barang, jadi saya bikin beberapa lagi...


bros bunga berwarna kuning adalah yang paling gampang bikin nya. tutorial untuk bikin bunga seperti ini bisa dilihat di sini.
ciput looooves heart-shaped things. entah kenapa. dia menyebut bentuk hati dengan sebutan: i love you. haha! jadi, saya buatkan huruf Y [stands for yusfita, her middle name] yang ditempel di 'i love you'.
bros lain nya [dan yang paling saya suka, tapi ciput ga terlalu suka] adalah the birdie. burung imut yang lagi-lagi design nya saya contek dari software scrapbook :p
yak, seperti nya dengan tambahan empat bros ini, ciput sudah resmi jadi kolektor bros. dia punya jauh lebih banyak bros daripada saya yang ngaku nya juga suka bros!

cukup untuk ciput, sekarang untuk kanaya.

saya juga mau donk ikut-ikutan narsis seperti orang tua jaman sekarang lainnya yang memaksakan kehendak untuk memproklamirkan pada dunia bahwa anak-anak imut yang masih polos dan belum ngerti apa-apa itu sayang sama ortu nya. haha! dan, jadilah kaos ini...


kaos putih polos [tadi nya ada tempelan gambar kecil di bagian dada, tapi sudah saya buang] yang ditempeli guntingan kain felt berbentuk huruf ini sekarang jadi baju cuci-kering-pakai nya kanaya. kanaya suka banget sama bunga-bunga kecil nya. karna saya jahit bunga nya cuma di bagian tengah nya saja, jadi jari-jari mungil nya bisa main-main dengan bagian kelopak nya.

bonus untuk kanaya...


softie berbentuk flower globe ini cara bikin nya sama persis seperti paper globe yang di sini. cuma beda nya kertas dan lem nya saya ganti dengan kain felt dan benang.
memang saya bikin untuk kanaya, tapi ternyata malah ayah dan ibu nya yang pake mainan ini. hampir tiap malam kami main voli pantai kasur. kanaya cuma jadi penonton sekaligus supporter yang selalu teriak-teriak kegirangan tiap kali ada pemain yang meleset pukulan nya atau pas bola nya jatuh di luar arena.

3.1.12

vintage corsage


korsase yang satu ini sudah pasti bakal sering saya pakai! i simply love this.
masih anget, baru kemarin saya bikin, di sela-sela repot nya ngepak barang menjelang pindahan rumah. dan di sela-sela main sama kanaya tentu nya :)
diameter nya sekitar 8cm. ukuran yang pas untuk disemat di dada. ga terlalu kecil sampai ga terlihat detil nya, tapi juga ga terlalu besar sampai dikira bawa-bawa karangan bunga.

look at the details...


sudah lama saya mupeng tiap lihat gambar korsase bergaya vintage yang bertebaran di internet. pingin bikin sendiri, tapi ga tau material apa yang cocok biar dapet feel vintage nya. pas akhir nya saya nemu bahan yang menurut saya cocok banget, langsung saja saya bikin.

dan, dari bahan apakah saya bikin nya?


yak, betul sekali. sebuah bra.

cerita nya bra ini dibeli karna model nya lucu. tali atas nya kecil model halter dan strap punggung nya model tali temali. tapi karna ukuran nya terlalu kecil dan sedikit menyiksa kalau dipakai, praktis nasib nya berakhir di sudut lemari, tertumpuk dengan segala rupa. beruntung saya kembali menemukan nya [selalu, kalau sudah mau pindahan, baru semua barang ketemu lagi], saat itu lampu di kepala saya langsung menyala. cling. ini bahan yang saya cari!
ambil jarum, benang, sejumput manik-manik, dan tambahkan peniti, jadilah sebuah korsase.

bagaimana cara nya?

pertama, bra nya dibongkar, sampai terpisah semua bahan penyusun nya.
kain dari lapisan cup nya ada dua jenis, yang polos, dan yang bertekstur polkadot. semua saya potong menjadi lingkaran dengan diameter beragam antara 5cm sampai 7cm. jadi ada 4 lingkaran kain polos, dan 4 lingkaran yang polkadot. semua saya susun selang-seling lalu bagian pusat lingkaran nya dijahit.

yang paling saya suka dari korsase ini adalah centerpiece nya! saya suka banget sama kumpulan manik-manik itu. padahal awal nya, saya masih bingung manik-manik nya mau diapakan. ide itu muncul begitu saja. saya iseng membuat simpul dari tali bra tadi, terus saya potong pas di batas simpul nya. sekarang, bagaimana kalo bagian simpul nya ditutupi manik-manik? voila. jadilah gerumbulan imut itu :) [kapan-kapan pasti saya bikin lagi manik-manik kaya begini untuk project yang lain].

langkah selanjut nya... tali yang sudah dihias manik-manik dijahit ke tengah lingkaran, terus ditambahi sisa bahan yang dikerut-kerut disekeliling nya.
selesai. it was so easy and fun to make.

kata suami: bagus sih, tapi gimana nanti kalo pas dipakai ada yang tau asal nya dari apa?
haha.
biar saja. toh ga ada yang tau kalo korsase nya dibikin dari bra. ya kan? ya kan? [jangan bilang-bilang loh!]

1.12.11

mini tote bag


tas jinjing mini ini dibuat khusus untuk suami tercinta. haha!

cerita nya, setiap hari kami bawa bekal ke kantor. biar gampang bawa nya, kotak makan dimasukkan dalam tas jinjing dari kertas [kantong belanja] terus digantung di kaitan yang ada di motor. tapi tas berbahan kertas kan ga awet. apalagi kalo pake acara ketumpahan kuah sayur dari bekal nya. nah, biar lebih awet dan lebih gaya, saya bikin saja tas jinjing dari kain.



saya bikin dari kain sisa bahan sprei warna krem dan kain furing warna cokelat tua [supaya serasi dengan warna kotak makan nya]. karna saya ga [belum] punya mesin jahit, ini 100% dijahit tangan. untuk pinggiran nya pakai tusuk flanel, karna kalau saya pakai tusuk tikam jejak cuma satu sisi yang rapi, sisi lain nya pasti berantakan.



yang spesial dari tas ini adalah saya membuat nya reversible alias bisa dipakai bolak balik. di sisi yang polos, saya tambahkan sulaman nama suami biar lebih personal.

orang bilang tresno jalaran soko kuliner. dari perut baru ke hati. bukan saya yang memasakkan bekal untuk suami, tapi saya yakin, tiap makan bekal nya sambil lihat tas ini, pasti dia ingat saya dan jadi makin cinta [percaya diri itu harus!]

20.11.11

handmade fabric corsage

entah karena pelit atau ga mau rugi, kalau ada barang yang saya suka, sebelum beli saya pasti mikir dulu: kira-kira saya bisa ga ya bikin sendiri? dan itu lah yang terjadi waktu saya melihat sebuah bros korsase berbahan kain yang menurut saya imut banget di sebuah gerai pernak-pernik. setelah saya pelototi si bros dari segala sisi dengan seksama dalam tempo yang cukup untuk membuat penjaga toko curiga, saya berkesimpulan: saya bisa bikin sendiri!

dan, ini lah hasil eksperimen saya...


ga sama persis dengan yang ada di toko, karena dibuat dari bahan yang berbeda, tapi saya cukup puas. yang satu ini dibuat dari kain hitam polos, sisa dari bahan rok [entah apa jenis kain nya, pokok nya cukup tebal dan agak bertekstur]. sekarang si hitam ini jadi bros andalan saya!

selain si hitam, saya juga bikin si kuning muda...


kalau yang pertama berdiameter 5cm, yang ini sedikit lebih besar, dengan diameter 8cm. dibuat dari kain furing. cerita nya, dulu saya pernah menjahit gaun dari bahan yang tipis menerawang untuk saya pakai sendiri. nah, kain furing warna kuning muda ini saya pakai untuk lapisan nya. ternyata saya masih menyimpan sisa kain furing nya. dan jadilah si kuning muda ini!


terimakasih untuk nunuy yang rela menjadi model dadakan tanpa imbalan. korsase saya ga akan tampak secantik itu tanpa kamu!